Pasiter Kodim Sragen Laksanakan Upacara Di Pemda Sragen

Kodim Sragen - Pasiter Kodim Sragen Laksanakan Upacara Di Pemda Sragen Senin, 20 Mei 2019 pukul 07.40 s/d 08.30 Wib di hal...







Senin, 20 Mei 2019 pukul 07.40 s/d 08.30 Wib di halaman Pemda dilaksanakan upacara dalam rangka memperingati hari Kebangkitan Nasional ke 111 dengan Irup Bupati Sragen diikuti oleh 300 orang.

Hadir dalam acara Dr Hj.Kusdinar Yuni Untung Sukowati ( Bupati Sragen ), Tatag Prabawanto (sekda Kab.Sragen), Forkompinda Kab.Sragen, Kapolres Sragen di wakili olrh Kompol Safrudin, Dandim Sragen di wakili oleh Kapten inf Haryadi, ASN pemda Sragen, Ibu persit Kodim Sragen, Ibu Bayangkari Polres Sragen, Ormas kab Sragen.

Dalam amanatnya Inspektur upacara membacakan naskah Sumpah Palapa yang ditemukan pada Kitab Pararaton tertulis: Sira Gajah Madapatih Amangkubhumi tan ayun amuktia palapa, sira Gajah Mada: "Lamun huwus kalah nusantara isun amukti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seran, TaƱjung Pura, ring Haru, ring Pahang, Dompo, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, samana isun amukti palapa". 

b.Memang ada banyak versi tafsiran atas teks tersebut, terutama tentang apa yang dimaksud dengan "amukti palapa". Namun meski sampai saat ini masih belum diperoleh pengetahuan yang pasti, umumnya para ahli sepakat bahwa amukti palapa berarti sesuatu yang berkaitan dengan laku prihatin sang Mahapatih Gajah Mada. Artinya, ia tak akan menghentikan mati raga atau puasanya sebelum mempersatukan Nusantara. Sumpah Palapa tersebut merupakan embrio paling kuat bagi janin persatuan Indonesia. Wilayah Nusantara yang disatukan oleh Gajah Mada telah menjadi acuan bagi perjuangan berat para pahlawan nasional kita untuk mengikat wilayah Indonesia seperti yang secara de jure terwujud dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia saat ini. 

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang ke-111, 20 Mei 2019, kali ini sangat relevan jika dimaknai dengan teks Sumpah Palapa tersebut. Kita berada dalam situasi pasca-pesta demokrasi yang menguras energi dan emosi sebagian besar masyarakat kita. Kita mengaspirasikan pilihan yang berbeda-beda dalam pemilu, namun semua pilihan pasti kita niatkan untuk kebaikan bangsa. Oleh sebab itu tak ada maslahatnya jika dipertajam dan justru mengoyak persatuan sosial kita. 

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional kali ini juga dilangsungkan dalam suasana bulan Ramadan. Bagi umat muslim, bulan suci ini menuntun kita untuk mengejar pahala dengan meninggalkan perbuatan-perbuatan yang dibenci Allah SWT seperti permusuhan dan kebencian, apalagi penyebaran kebohongan dan fitnah. Hingga pada akhirnya, pada ujung bulan Ramadan nanti, kita bisa seperti Mahapatih Gadjah Mada, mengakhiri puasa dengan hati dan lingkungan yang bersih berkat hubungan yang kembali fitri dengan saudara-saudara di sekitar kita.  

Dengan semua harapan tersebut, kiranya sangat relevan apabila peringatan Hari Kebangkitan Nasional, disematkan tema "Bangkit Untuk Bersatu". Kita bangkit untuk kembali menjalin persatuan dan kesatuan dalam bingkai negara kesatuan Republik Indonesia

Bangsa ini adalah bangsa yang besar. Yang telah mampu terus menghidupi semangat persatuannya selama berabad-abad. Kuncinya ada dalam dwilingga salin suara berikut ini: Gotong Royong J.Ketika diminta merumuskan dasar negara Indonesia dalam pidato di hadapan Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia, Bung Karno, menawarkan Pancasila yang berintikan lima asas. Namun Bapak Proklamator Republik Indonesia tersebut juga memberikan pandangan bahwa jika nilai-nilai Pancasila tersebut diperas ke dalam tiga sila, bahkan satu “sila” tunggal, maka yang menjadi intinya inti, core of the core, adalah gotong-royong. 

Dengan bertumpu pada kekuatan jumlah sumber daya manusia dan populasi pasar, Indonesia diproyeksikan akan segera menjemput harkat dan martabat baru dalam aras ekonomi dunia. Bersama negara-negara besar lainnya seperti Tiongkok, Amerika Serikat, India, ekonomi Indonesia akan tumbuh menjadi sepuluh besar, bahkan lima besar dunia, dalam 10 sampai 30 tahun mendatang. Kuncinya terletak pada hasrat kita untuk tetap menjaga momentum dan iklim yang tenang untuk bekerja. Kita harus jaga agar suasana selalu kondusif penuh harmoni dan persatuan.  

COMMENTS

Nama

berita,1383,berita satuan,1088,berita utama,1087,
ltr
item
KODIM SRAGEN: Pasiter Kodim Sragen Laksanakan Upacara Di Pemda Sragen
Pasiter Kodim Sragen Laksanakan Upacara Di Pemda Sragen
https://1.bp.blogspot.com/-BobLDaLe9QA/XOIx8F0paUI/AAAAAAAA3x8/ttUenTuvGeAWno0Hy3AF4EcErGTP76ltACLcBGAs/s640/8aaf22d4-9096-4891-9e0d-fbe9bad779d4.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-BobLDaLe9QA/XOIx8F0paUI/AAAAAAAA3x8/ttUenTuvGeAWno0Hy3AF4EcErGTP76ltACLcBGAs/s72-c/8aaf22d4-9096-4891-9e0d-fbe9bad779d4.jpg
KODIM SRAGEN
https://www.kodimsragen.com/2019/05/pasiter-kodim-sragen-laksanakan-upacara.html
https://www.kodimsragen.com/
http://www.kodimsragen.com/
http://www.kodimsragen.com/2019/05/pasiter-kodim-sragen-laksanakan-upacara.html
true
6887750314490366918
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy